Teknologi yang Merubah Manusia dalam Konsep Pangan

Teknologi yang Merubah Manusia dalam Konsep Pangan - Manusia hidup tak akan pernah lepas dengan yang namanya makanan. Dengan bertambahnya jumlah penduduk di dunia, membuat kebutuhan akan pangan juga semakin meningkat. Ditambah lagi lahan pertanian yang semakin sempit akibat efek dari urbanisasi dan perluasan penduduk. Masalah ini lah yang digadang gadang banyak mengakibatkan bencana kelaparan.

Beriringnya jumlah penduduk yang terus meningkat dan kebutuhan pangan pun juga yang semakin meningkat, kita diharuskan memiliki sebuah inovasi yang nantinya dapat memenuhi semua kebutuhan pangan di indonesia. Inovasi inovasi tersebut tentu tidak lepas dari peran teknologi yang semakin canggih ini. Berikut ini adalah Teknologi yang Merubah Manusia dalam Konsep pertanian.

1. Nuklir


Source: faktualnews.co


Banyak orang yang mendengar kata nuklir pasti identik dengan yang namanya bom. Selain itu, mereka juga mengira bahwa nuklir hanya bisa dimanfaatkan di bidang energi dan kesehatan saja. Namun siapa sangka jika pemanfaatan teknologi nuklir bisa kita gunakan untuk kebutuhan pangan dan pertanian loh.

Di BATAN, telah banyak sekali riset dan penelitian dalam menciptakan bibit berkualitas. Caranya ialah dengan meradiasi bibit tersebut yang kemudian di cari bibit bibit manakah yang memiliki sifat lebih unggul dari induknya. Setelah itu, bibit tersebut dikembangbiakan yang kemudian di pasarkan. Anda tidak perlu takut jika ingin makan dari tanaman tersebut, karena tanaman tersebut tidak mengandung radiasi dan dijamin aman.

2. Vertikultur


Source: kampsutani.com


Nah dari sekian banyak cara bertani, salah satu cara yang terbaik dan bisa anda lakukan di lahan yang sempit ialah Vertikultur. Cara bertani model ini terbilang hanya membutuhkan sedikit lahan, karena anda hanya membutuhkan beberapa petak lahan yang kemudian anda menanam tanaman dengan model bertingkat. Anda bisa menanam apa saja yang biasa digunakan untuk bahan pangan, semisal sayur sayuran.

Selain hemat lahan, bertani dengan teknik vertikultur ini memiliki keunggulan, yaitu lebih hemat air. Namun anda perlu mengingat bahwasanya menanam dengan model vertikultur, pastikan ketinggian maksimum lahan tanaman harus bisa anda jangkau. Jika tidak, nantinya anda akan kesusahan ketika melakukan perawatan.

3. Pengawetan Makanan


Source: harnas.co


Banyak dari kita yang masih mengandalkan bahan pengawet dalam pengawetan makanan. Sebagian besar dari mereka beranggapan jika menggunakan bahan pengawet kimia pada makanan dapat menimbulkan berbagai macam jenis penyakit. Sehingga ada juga yang menggunakan cara cara tradisional dalam mengawetkan makanan. 

Tapi siapa sangka jika dengan memanfaatkan teknologi nuklir, kita bisa loh mengawetkan makanan tanpa menggunakan bahan pengawet yang berbahaya. Caranya ialah makanan tersebut dimasukan ke dalam ruang vakum, yang kemudian di sinari dengan radiasi gamma. Tujuannya ialah untuk membunuh bakteri pembusuk yang ada pada makanan.

4. Pengolahan Tanah


Source: https://8villages.com/


Kehidupan jaman dulu tentu berbeda sekali dengan kehidupan di jaman sekarang. Jaman dahulu, dalam bertani kita masih memanfaatkan tenaga hewan dalam pengolahan tanah. Semisal saja dalam hal pembajakan sawah. Kita masih mengandalkan kerbau, namun sekarang kita sudah bisa menggunakan teknologi traktor untuk meningkatkan efisiensi kerja.

Selain itu, susahnya untuk menemukan air juga menjadi hambatan dalam pengelolaan tanah. Namun sekarang, dengan memanfaatkan teknologi nuklir, kita bisa mencari sumber mata air. Tentu ini menjadi bahasan yang menarik, karena manfaat teknologi sangat signifikan bagi kehidupan masyarakat. 

Bersyukur sekali kita bisa hidup dijaman modern ini, karena semua aspek kehidupan kita akan sangat mudah dengan munculnya berbagai macam jenis teknologi. Yang nantinya dapat menunjang kehidupan manusia.

Baca juga : Teknologi Masa Kini Yang Bisa Digunakan Mencari Uang

Penulis : Afif Mumtaz

0 Response to "Teknologi yang Merubah Manusia dalam Konsep Pangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel